Template
Template Template
Template Thursday, 20 November 2008 Template

Login Form






Lost Password?
No account yet? Register

Yang lagi Online

 
Template
Sejarah Singkat Berdirinya SMP Negeri 1 Kebumen
Written by Web Master   
Saturday, 12 June 2004

Pada tanggal 1 Februari 1946, berdirilah SMP di Kebumen, milik Komite Nasional Indosia (KNI), untuk menampung pelarian murid-murid SMP dari Bandung dan Jakarta - korban Agresi Belanda I berlokasi di belakang rumah dinas/wisma Pemda (sekarang).

Dari KNI di oper ke kabupaten, selanjutnya karesidenan dan kemudian diserahkan ke Departemen (yang pada waktu itu Ibukota RI di Yogyakarta), mendapat nomor urut 13 se-Indonesia.

SMP yang semula berada di belakang Wisma Pemda, dikarenakan kondisi ruangan yang tidak mendukung, maka segera pindah ke SMP Masehi (sebelah Tugu Lawet). Dari lokasi SMP Masehi, karena gawatnya perang, pemerintah daerah mengungsi ke Prembun. SMP juga ikut pindah ke Prembun (di SR/Sekolah Rakyat Kabekelan).

Tak lama kemudian kembali ke Kebumen. Tetapi karena adanya Agresi Militer Belanda II (19 Desember 1948) SMP bubar. Kemudian berdirilah SMP darurat di Jeruk Agung - Klirong dan Sangubanyu - Buluspesantren, yang sebgain besar muridnya sama dengan SMP yang bubar tersebut.

Setelah Belanda dinyatakan kalah, SMP kembali ke kota Kebumen bertempat di ST (sekarang SMPN 7 Kebumen) dengan membawa tempat duduk dan meja sendiri-sendiri, administrasi pendaftarannnya pun asal masuk.

Pada tahun 1952 SMP kembali ke lokasi semula menempati tiga ruang yang telah di rehab, yang hingga kini masih berdiri megah.

Pada tanggal 1 Agustus 1960 berdirilah SMP baru integrasi dari SGB (Sekolah Guru B) sebagai SMP Negeri 2, maka SMP Negeri 1 (SMP Kebumen) dipandang terlalu luas, maka berdasarkan SK Menteri P & K tanggal 14 November 1963 Nomor 165/B.III, yang pada waktu itu dipimpin oleh Bapak H. Suradi Hardjowarsito dipecah menjadi SMP Negeri 1 Kebumen dan SMP Negeri 3 Kebumen sampai sekarang.

Last Updated ( Thursday, 08 November 2007 )
 
10 Cara Pintar Belajar
Written by Agustinus Denny   
Monday, 09 August 2004

Belajar mendadak menjelang ujian memang tidak efektif. Paling nggak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal buat mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Ada sepuluh cara pintar supaya waktu belajar kita menjadi efektif.

1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghapal

Yap, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.

2. Membaca adalah kunci belajar

Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.

Last Updated ( Friday, 09 November 2007 )
Read more...
 
Template
Template Template Template
 

Berita Sekolah

Get the Idea: National Exams Test Item Style

English Test Style: Curriculum 2006

 

Statistik

Members: 97
News: 28
Web Links: 5

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday2
mod_vvisit_counterYesterday5
mod_vvisit_counterThis week49
mod_vvisit_counterThis month339
mod_vvisit_counterAll7334
Advertisement | Close
Template Template